Vous êtes sur la page 1sur 12

T A

K A
A N
D
A K
T R
B S C I
A UN
K
DISUSUN OLEH:

MICHAEL SATRIA (K021181329)


ST. ANITA TAJUDDIN (K021181513)
GINA MUJAHIDA OPU MANGEKA
(K021181332)
HASDALIFA (K021181502)
ABSTRAK

Pengertian

Abstrak adalah sebuah ringkasan isi dari


sebuah karya tulis ilmiah yang ditujukan
guna membantu seorang pembaca agar
dapat dengan mudah dan cepat untuk
melihat tujuan dari penulisannya.
FUNGSI ABSTRAK

Abstrak berfungsi untuk memberikan


informasi kepada pembaca tentang hasil
karya ilmiah yang telah dibuat. Uraian
abstrak yang hanya berjumlah satu halaman
tersebut memudahkan abstrak dimasukkan
dalam jaringan internet. Hal ini
dimaksudkan agar pembaca lebih mudah
mengetahui isi karya ilmiah tanpa harus
membaca keseluruhan.
Struktur Penulisan
Judul Penelitian ditulis dengan menggunakan huruf
capital (huruf besar) serta menggunakan font size 14,
posisi paragraf adalah center text, dan menggunakan
bold atau bercetak tebal.
Jika terdapat Sub Judul Penelitian, Sub Judul Pengertian
tersebut menggunakan posisi paragraf center text,
memiliki font size 12, serta bercetak tebal atau bold.
Nama-nama Peneliti ditulis tanpa menggunakan gelar
Pada akhir nama masing-masing peneliti diberi nomor
urutan memakai superscript, menggunakan posisi
paragraft center text, font size berukuran 12, serta
bercetak tebal atau bold.
Nama institusi (Jurusan) / Fakultas / Unit kerja Peneliti (nama
perguruan tinggi) dan alamatnya (alamat perguruan tinggi),
menggunakan posisi paragraf center text, font size
berukuran 12 serta bercetak tebal atau bold.
Alamat email yang dicantumkan dalam abstrak hanya alamat
email ketua peneliti. Alamat email tersebut menggunakan
posisi halaman center text, font sizenya berukuran 12 dan
dicetak tebal (bold).
Judul “ABSTRAK” ditulis menggunakan huruf capital, posisi
paragrafadalah center text dan bercetak tebal (bold).
Posisi paragraf atau text abstrak menggunakan text rata
kanan kiri (Justify text) paling banyak menggunakan 250
kata, dan isi abstrak menggunakan font size berukuran 12.
Kata-kata kunci pada abstrak menggunakan posisi text rata
kanan kiri (justify text).
JENIS-JENIS ABSTRAK
Abstrak Informatif
Abstrak informatif adalah abstrak dokumen yang terpenting, sangat
umum, informasi kuantitatif dan kualitatif. Ciri-ciri abstrak informatif
diantaranya adalah menyajikan hasil isi dan prinsip-prinsip dari
hasil kerja (tujuan dan metode), kesimpulan dari artikel asli secara
jelas, untuk orientasi pembaca yang tidak dapat mengakses
dokumen aslinya.
Abstrak jenis ini dibuat sesempurna mungkin tetapi tidak mengubah
makna atau isi dari dokumen atau artikel aslinya. Hal inilah yang
membuat abstrak informatif lebih panjang daripada jenis abstrak
lainnya. Umumnya makalah atau artikel majalah menghasilkan 100
sampai 250 kata, sedangkan laporan dan tesis berjumlah sekitar
500 kata.
Abstrak Indikatif
Abstrak indikatif menunjukan isi dari sebuah
artikel dan berisi pernyataan umum tentang
sebuah dokumen, tanpa disertai informasi
terperinci mengenai hasil tujuan serta data
kuantitatif. Umumnya digunakan untuk
dokumen diskusi, tinjauan literature,
prosiding komerensi, dan esei.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
membuat Abstrak

• Tidak Terdapat Informasi Baru


• Kalimatnya Sederhana serta Tidak
Bertele-tele
• Menghindari Singkatan dan Istilah
• Sekali Saja
• Panjang abstrak
• Sifat Abstrak
Kata kunci
Penulisan Kata Kunci
Kata kunci adalah kata-kata yang mengandung konsep pokok yang
dibahas dalam artikel. Pilihlah kata kunci yang paling baik yang
dapat mewakili topik yang dibahas dalam artikel tersebut. Kata
kunci walaupun sangat sederhana penting dalam pengindeksan
artikel serta dapat membantu keteraksesan suatu tulisan
kepembaca melalui pemindaian komputer di internet. Bila
seseorang ingin mencari suatu artikel dengan membaca kata kunci
maka salah satu kata kunci yang anda tuliskan dapat membuka
artikel tersebut. Jumlah kata kunci bervariasi dari 3 sampai 6 kata
dan cara pengurutannya dari yang spesifik ke yang umum dan
ditulis dalam satu baris. Kata kunci ditempatkan sesudah abstrak.
Berikut adalah Contoh Abstrak
ABSTRAK
MENGGAGAS RAGI (YEAST) SEBAGAI ALTERNATIF ALAT KONTRASEPSI (KAJIAN TEORITIS TENTANG
PEMANFAATAN RAGI SEBAGAI ALAT KONTRASEPSI UNTUK MENEKAN PERTUMBUHAN
PENDUDUK DI INDONESIA)
Oleh :
Nila Indriana Putri (NIS. 1681), Dewi Prayasanti (NIS. 1875),
I Made Anand Suryaputra (NIS. 1812), dan I Gede Eri Sastrawan, S. Pd
SMA Negeri 2 Negara
          Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk memaparkan pemanfaatan ragi (yeast) sebagai
alternatif alat kontrasepsi untuk menekan pertumbuhan penduduk di Indonesia. Adapun yang
menjadi latar belakang penulisan ini karena Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki
jumlah penduduk terbesar di dunia. Ini terjadi dikarenakan jumlah kelahiran di Indonesia yang tidak
dapat terkendali. Meskipun pemerintah telah mencanangkan sebuah Program Keluarga Berencana
(KB) yang diaplikasikan dengan penggunaan alat kontrasepsi ternyata belum mampu mengatasi
masalah yang terjadi. Jumlah kelahiran yang tidak dapat terkendali ini disebabkan karena
banyaknya keluarga yang mengeluh tentang penggunaan alat kontrasepsi. Harga mahal, susah
didapat dan tidak nyaman saat penggunaannya menjadi alasan bagi mereka yang tidak ingin
menggunakan alat kontrasepsi sehingga jumlah kelahiran pun tidak dapat terkendali.
Ragi (Yeast) memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan menjadi alternatif alat kontrasepsi guna
menekan pertumbuhan penduduk di Indonesia. Potensi ragi sebagai alternatif alat kontrasepsi
ditinjau dari kadar alkohol yang diperoleh dari hasil fermentasi ragi yang dapat mempengaruhi
kesuburan seseorang. Hal ini membantu untuk mencegah suatu kehamilan sehingga dapat
membantu mengendalikan angka kelahiran. Ragi dapat menghambat proses produksi hormon
estrogen sehingga tidak terjadi perkembangan ovum (telur). Ragi dapat mengurangi produksi
hormon steroid, menghambat ovulasi, dan mengganggu perjalanan sperma melalui tuba fallopian
sehingga tidak terjadi perkembangan ovum/sel telur. Penggunaan ragi sebagai alternatif alat
kontrasepsi dapat dilakukan dengan mengolah ragi menjadi berbagai olahan makanan dan minuman
sehari-hari.
Kata-kata kunci : ragi, alat kontrasepsi, pertumbuhan penduduk
TERIMAKASIH