Vous êtes sur la page 1sur 8

Akalasia

Definisi
• Akalasia  gangguan
motoric pada otot polos
esophagus yg memiliki
karakteristik berupa
kegagalan sfingter
esophagus bawah untuk
berelaksasi & tidak
adanya. gerakan
peristaltic pada esofagus
Epidemiologi Etiologi
• 10 kasus per 100.000 • Akalasia Primer 
• Laki-laki : tidak adanya seluruh/
perempuan = 1 : 1 sebagian sel ganglion
• Umumnya terjadi inhibitor pada pleksus
umur 25-60 tahun, mienterikus pada
sedikit pada anak. esophagus.
• Akalasia Sekunder
- Peny. Chagas
- Obat antikolinergik
- Pasca vagotomi
Gambaran Klinis
1. Disfagia
2. Regurgitasi
3. Rasa Terbakar dan Nyeri Substernal
4. Penurunan Berat Badan
5. Batuk Malam Hari atau Pneumonia Berulang
Penentuan Diagnostik
1. Pemeriksaan Radiologik 2. Pemeriksaan Esofagoskopi
• Pada foto polos thoraks Pem. Esofagoskopi 
dapat menunjukkan pemeriksaan untuk melihat
gambaran air fluid level derajat keparahannya. Pada
pada sebelah posterior pemeriksaan ini, tampak
mediastinum pelebaran lumen esophagus
• Pemeriksaan Esofagogram yang menyempit dan terdapat
Barium dengan Pemeriksaan sisa-sisa makanan & cairan di
Fluoroskopi tampak dilatasi bagian proksimal di daerah
pada daerah 2/3 distal penyempitan
esophagus yang menyerupai
“ Bird Like Appearance”
Penentuan Diagnostik
3. Pemeriksaan Monometrik
• Pemeriksaan untuk menilai fungsi motoric
esophagus dengan melakukan pem. tekanan di
dalam lumen sfingter esofagus,.
• Gambaran manometrik yang khas adalah
tekanan istirahat badan esofagus meningkat,
tidak terdapat gerakan peristaltic sepanjang
esofagus sebagai reaksi proses menelan.
Penatalaksaan
1. Terapi Non Bedah

a. Medika mentosa b. Injeksi Botulinum Toksin


Pemberian obat yang • Dapat digunakan untuk
bersifat merelaksasikan otot menghambat pelepasan
polos , seperti Nitrogliserin 5 asetilkolin pada bagian
mg atau 10 mg peroral sfingter esofagus bawah.
sublingual dan methacholine • Dosis efektif yang
dapat membuat sfingter digunakan yaitu 80-100
esofagus bawah berelaksasi. unit/ml dalam dosis
terbagi.
Penatalaksaan
2. Terapi Bedah

Laparoskopik miotomi Heller dan partial


fundoplication adalah suatu prosedur pilihan.
Operasi ini terdiri dari suatu pemisahan serat otot
dari sfingter esofagus bawah ( 5 cm ) dan bagian
proksimal lambung ( 2 cm ) yang diikuti oleh
partial fundoplication untuk mencegah refluks