Vous êtes sur la page 1sur 16

PRAKTIKUM 3

LKMM TD

ACHMAD YUKRISNA A. 2215100052

AHMAD ATHFI NOOR L. 2215100704

MUHAMMAD YOGIE NUGROHO 2615100022

BERYL ABDIEL SAHATA EBENEZER SITORUS 2615100004


EKSPERIMEN

• Pada percobaan pertama dilakukan pengamatan pada output kaki emitor setelah ditambahkan kapasitor, dalam
percobaan ini diberikan input berupa gelombang sinus melalui function generator dengan frekuensi 1 khz dan
kondisi vpp awal yaitu 0 v yang kemudian dinaikkaan secara perlahan hingga hasil pengamatan pada output
dihasilkan sinyal yang cacat.
• Pada percobaan kedua dilakukan pengamatan pada output rangkaian transistor dengan umpan balik, tujuan dari
percobaan kedua ini adalah untuk melihat pengaruh dari rangkaian umpan balik terhadap stabilitas amplifier
• Pada percobaan ketiga dilakukan pengamatan pada output kaki emitor setelah ditambahkan kapasitor, dalam
percobaan ini diberikan input berupa gelombang sinus melaului function generator dengan tegangan vpp tetap
namun frekuensi berubah rubah, tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi
terhadap penguatan transistor.
• Pada percobaan keempat dilakukan percobaan untuk membuat gerbang logika not melalui komponen transistor.
DATA PERCOBAAN
PERCOBAAN A.
PERCOBAAN B.
PERCOBAAN B.
PERCOBAAN C.

Frequency Voltage Gain Phase Change Degrees


Rf=0 Rf = 220Ω Rf=0 Rf = 220Ω
1 kHz
5 kHz
10 kHz
30 kHz
60 kHz
100 kHz
PERCOBAAN D.

Input Output (volt)


1 0,912 v
0 5,011 v
TUGAS
KELOMPOK
A.

1. Simulasikan Percobaan Diatas


• Jawab : terlampir
2. Jelaskan mengapa terjadi distorsi pada rangkaian !
• Jawab : hal ini terjadi Karena tegangan bias yang diberikan ke transistor salah. Pada distorsi amplitudo
dengan puncak positif terpotong disebabkan oleh tegangan bias pada basis/gate transistor/FET yang
terlalu tinggi. Kemudian bentuk gelombang output dengan puncak negatif gelombang output yang
terpotong disebabkan oleh pemberian tegangan bias yang terlalu rendah.
3. Apa contoh pengaruh dari efek distorsi pada rangkian dalam kegiatan sehari – hari !
• Jawab : untuk penguat audio biasanya akan menyebabkan suara dengung pada suaranya
B.

1. Simulasikan percobaan B dan C! Dapatkan grafik respon frekuensinya (dengan


analisa AC)!
• Jawab : terlampir
2. Apakah pengaruh umpan balik negatif pada suatu penguat? Jelaskan!
• Jawab : pengaruh umpan balik pada suatu penguat menyebabkan penguatan menjadi lebih
stabil dari distorsi namun penguatan yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan tanpa diberi
umpan balik
C.

3. Berapakah penurunan gain pada frekuensi 100 kHz dari frekuensi


1 kHz dalam persen dan dalam dB?
D.

• 1. Simulasikan percobaan di atas!


• Jawab : terlampir
2. Buatlah gerbang logika NOT dengan CMOS dan jelaskan prinsip kerjanya!
• Jawab : terlampir, kedua transistor berfungsi sebagai complementrary switch yang bekerja
bergantian. Jika input 0 (low) maka transistor Q1 menutup dan sebaliknya Q2 membuka,
sehingga keluaran tersambung ke VDD (high). Sebaliknya jika input 1 (high) maka
transistor Q1 akan membuka dan Q2 menutup, sehingga keluaran terhubung dengan
ground 0 volt (low).
ANALISA DATA

• Pada percobaan, dari data percobaan yang didapat output akan mengalami distorsi ketika input function generator diset pada
tegangan 5v. Terlihat output pada osiloskop terpotong pada bagian atas, dilihat dari teori yang ada hal ini membuktikan bahwa
tegangan bias diberikan pada transistor terlalu tinggi sehingga menyebabkan distorsi pada output penguat.
• Pada percobaan kedua, dari data percobaan yang didapat untuk vpp function generator 5v sinyal tidak mengalami distorsi,
kemudian besarnya penguatan apabila dibandingkan dengan percobaan jauh lebih kecil sedikit. Hal ini meemebuktikan bahwa
penambahan rangkaian umpan balik pada transistor menyebabka penguatan menjadi stabil namun lebih kecil penguatannya
• Pada percobaan ketiga, dari data percobaan yang didapat, untuk besar vpp function generator yang sama dengan frekunsi yang
berubah-rubah, terlihat bahwa semakin besar frekuensi yang diberikan pada input menyebabkan penguatan yang dihasilkan oleh
transistor semakin kecil.
• Pada percobaan keempat dari data percobaan yang didapat yaitu ketika input tersambung di ground (logika 0) maka output yang
dihasilkan bernilai 5,01 v (logika 1) sedangkan untuk input tersambung pada power source 5v (logika 1) maka output yang
dihasilkan yaitu 0,892 (logika 0). dari teori yang ada maka rangkaian ini bisa disebut sebagai gerbang logika not dimanaoutput
yang dihasilkan berlawanan dengan inputnya.
KESIMPULAN

• Pada penguatan transistor apabila tegangan bias input yang diberikan terlalu tinggi maka akan
meenyebabkan input mengalami distorsi yaitu bagian atas output akan terpotong.
• Rangkaian penguat transistor yang diberikan umpan balik meiliki karakteristik yaitu lebih stabil
pada outputnya namun penguatan yang dihasilkan akan lebih kecil daripada tanpa umpan balik
• Untuk tegangan input yang sama dengan frekuensi yang berbeda-beda, semakin besar frekuensi
yang diberikan maka penguatan yang dihasilkan oleh transistor akan semakin kecil
• Sebuah gerbang logika not dapat dibuat dengan menggunakan transistor
LAMPIRAN